Tak ada
yang bisa kusajakkan selain cinta. Tak ada yang bisa kurisaukan selain rindu.
Tak ada bisa kunyanyikan selain haru. Saat mataku bersafari menelusuri aksara
sastra, terus berusaha menemukan namamu dari ribuan kata disana. Saat itu pula,
mendung menutupi senja, seolah ingin mengatakan padaku aku harus melupakanmu. Dari
sebuah perasaan yang terhalang debu, juga sekelumit jiwa yang tak paham waktu.
Memberi seulas senyum dan tawa hambar, dan seolah rindunya itu yang terpenting.
Aku harap pergi darinya itu menyenangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar